Kunjungi MAN Purworejo, Dirjen Pendis Beri Pembinaan Kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Purworejo (24/11/2023) Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementer ian Agama RI, Prof.Dr.H.Muhammad Ali Ramdani,STP.,MT. berkesempatan memberikan pembinaan terhadap para pendidik dan tenaga kependidikan di MAN Purworejo di aula madrasah (23/11/2023).
Prof. Ali Ramdani mengatakan seorang Apartur Sipil Negara (ASN), terutama seorang guru, dalam melaksanakan tugasnya harus melaksanakan nilai budaya kerja Kementerian Agama RI, yaitu, Integritas, profesionalitas, Inovasi, Tanggung jawab dan keteladanan.
Menurutnya, jabatan guru adalah jabatan yang mulia dalam dunia Pendidikan, betapa tidak, nasehat guru akan lebih dipatuhi oleh seorang anak dibandingkan nasehat yang diberikan oleh orang tuanya sendiri. “Setiap ucapan guru adalah ilmu dan setiap tindakan guru adalah teladan.”
Nilai integritas pertama yang harus ada dalam diri seorang ASN adalah kejujuran. Ia melanjutkan, orang yang menjunjung tinggi sebuah kejujuran akan selalu dipercaya oleh orang lain. Ketika amanah terhadap sebuah kepercayaan, maka karir seorang ASN semakin hari akan semakin naik dan itu karena kejujurannya.
"Jujur adalah menyampaikan sesuatu hal sesuai dengan yang kita terima dan lakukan," tambah Prof. Ali Ramdani.
Sementara itu, nilai integritas berikut yang juga harus ada dalam diri ASN menurutnya adalah kedisiplinan. Kedisiplinan berarti ASN harus bisa mengatur aktifitas dan memberikan penghormatan atau penghargaan terhadap waktu, "Bagi saya waktu tidak bisa diatur, yang dapat diatur adalah aktifitas kita, mengatur aktifitas sehingga kita tidak tergilas oleh waktu itu, dan itu pangkal dari Profasionalitas," ungkapnya lagi.
Terakhir Dirjen Pendis menyampaikan nilai integritas yang selanjutnya adalah Profesionalisme. Dia mengatakan orang yang profesional adalah orang yang melakukan sesuatu berdasarkan ilmunya dan berinovasi yakni melakukan sesuatu sesuai dengan perkembangan perubahan jamannya, .
Beliau mengatakan seiring berkembangnya jaman setiap ASN dituntut adaptif terhadap setiap perubahan yang terjadi, ASN harus terus belajar memperkuat ilmu yang dikuasai sehingga tugas-tugas yang diberikan dapat diselesaikan secara profesional. “Jadilah Guru Pembelajar, sebagai bagian dari wujud tanggungjawab dan keteladanan kita.” Pungkasnya. (bn23)
Prof. Ali Ramdani mengatakan seorang Apartur Sipil Negara (ASN), terutama seorang guru, dalam melaksanakan tugasnya harus melaksanakan nilai budaya kerja Kementerian Agama RI, yaitu, Integritas, profesionalitas, Inovasi, Tanggung jawab dan keteladanan.
Menurutnya, jabatan guru adalah jabatan yang mulia dalam dunia Pendidikan, betapa tidak, nasehat guru akan lebih dipatuhi oleh seorang anak dibandingkan nasehat yang diberikan oleh orang tuanya sendiri. “Setiap ucapan guru adalah ilmu dan setiap tindakan guru adalah teladan.”
Nilai integritas pertama yang harus ada dalam diri seorang ASN adalah kejujuran. Ia melanjutkan, orang yang menjunjung tinggi sebuah kejujuran akan selalu dipercaya oleh orang lain. Ketika amanah terhadap sebuah kepercayaan, maka karir seorang ASN semakin hari akan semakin naik dan itu karena kejujurannya.
"Jujur adalah menyampaikan sesuatu hal sesuai dengan yang kita terima dan lakukan," tambah Prof. Ali Ramdani.
Sementara itu, nilai integritas berikut yang juga harus ada dalam diri ASN menurutnya adalah kedisiplinan. Kedisiplinan berarti ASN harus bisa mengatur aktifitas dan memberikan penghormatan atau penghargaan terhadap waktu, "Bagi saya waktu tidak bisa diatur, yang dapat diatur adalah aktifitas kita, mengatur aktifitas sehingga kita tidak tergilas oleh waktu itu, dan itu pangkal dari Profasionalitas," ungkapnya lagi.
Terakhir Dirjen Pendis menyampaikan nilai integritas yang selanjutnya adalah Profesionalisme. Dia mengatakan orang yang profesional adalah orang yang melakukan sesuatu berdasarkan ilmunya dan berinovasi yakni melakukan sesuatu sesuai dengan perkembangan perubahan jamannya, .
Beliau mengatakan seiring berkembangnya jaman setiap ASN dituntut adaptif terhadap setiap perubahan yang terjadi, ASN harus terus belajar memperkuat ilmu yang dikuasai sehingga tugas-tugas yang diberikan dapat diselesaikan secara profesional. “Jadilah Guru Pembelajar, sebagai bagian dari wujud tanggungjawab dan keteladanan kita.” Pungkasnya. (bn23)
Jurnalis Madrasah 2023
