Shalawat Nabi Menggema di Aula MAN Purworejo
Purworejo (26/09/2023) Madrasah Aliyah Negeri Purworejo memperingati maulid nabi Muhammad SAW pada Selasa (26/9) bertempat di aula MAN Purworejo.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri Purworejo H.Sodikun,S.Ag., M.Pd.I , guru ,pegawai serta seluruh siswa-siswi MAN Purworejo. Kegiatan ini menghadirkan KH. Nur Fauzan M.Pd.I., pengasuh pondok pesantren Al Hikmah Asy-Syafiiyah dari Kabupaten Kebumen.
Perpaduan kemeriahan dan kesyahduan menggema di Aula madrasah sepanjang kegiatan, termasuk di sela-sela pengajian yang penuh lantunan sholawat nabi, sebagai ekspresi kecintaan kita kepada Nabi Muhammad saw, dengan iringan hadrah Nurul Ulum MAN Purworejo pimpinan Ustadz Rif’an Yisa, S.Pd. Kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini dibuka langsung secara resmi oleh kepada madrasah H.Sodikun, S.Ag., M.Pd.I
Dalam sambutan kepala madrasah, ia menyampaikan Peringatan Maulid atau Kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah suatu hal yang setiap tahun kita selalu memperingatinya karena rasa cinta kita kepada beliau. Kehidupan manusia tidak hanya untuk umat Islam saja tetapi seluruh umat manusia, jika kita ingin mencari contoh kehidupan dan pribadi yang paripurna serta yang paling baik sebagai Uswatun Hasanah.
"Harapan saya agar kita semua selalu mencontoh Akhlak Nabi dalam setiap gerak dan langkah kita terutama dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi kita selaku Aparatur pemerintah dan pelayanan masyarakat dan juga semoga peringatan Maulid Nabi kali ini mempu memotivasi diri kita." harapnya.
Dijelaskan juga oleh ketua panitia Ahmad Ridwan Maulana bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dengan mempelajari sirahnya, menjaga dan membumikan eksistensi tradisi Nusantara, meningkatkan kompetensi peserta didik dalam menggelar dan menyukseskan acara keagamaan dan menumbuhkan sikap gotong royong antar peserta didik.
"Esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sesungguhnya adalah untuk meneladani setiap pikiran,ucapan dan tindakan Rasulullah. Kita patut meneladani buah pikiran yang cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut, serta tindakan yang Arif dan bijaksana itulah perilaku yang diwarnai oleh Al Qur'anul Karim." tambahnya.
KH. Nur Fauzan mengajak siswa MAN Purworejo seluruhnya untuk senantiasa meneladani Rasulullah dengan mengenal, mencintai dan mengikuti perilaku atau sunnah sunnah Rasulullah. Mengenal artinya mempelajari pribadi, perjuangan dan sunnah sunnah Rasulullah dari kitab-kitab para shahabatnya. Mencintai Rasulullah artinya kita selalu menyebut nama Rasulullah, termasuk bershalawat kepadanya. Mengikuti Rasulullah artinya mencontoh akhlak beliau dan menjalankan sunnah-sunnahnya. “Peringatan Maulid Nabi sebagai upaya memperteguh keyakinan dan semangat kita untuk pembangunan kita cinta Nabi Muhammad SAW.” pungkasnya (Anggi/bn)
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri Purworejo H.Sodikun,S.Ag., M.Pd.I , guru ,pegawai serta seluruh siswa-siswi MAN Purworejo. Kegiatan ini menghadirkan KH. Nur Fauzan M.Pd.I., pengasuh pondok pesantren Al Hikmah Asy-Syafiiyah dari Kabupaten Kebumen.
Perpaduan kemeriahan dan kesyahduan menggema di Aula madrasah sepanjang kegiatan, termasuk di sela-sela pengajian yang penuh lantunan sholawat nabi, sebagai ekspresi kecintaan kita kepada Nabi Muhammad saw, dengan iringan hadrah Nurul Ulum MAN Purworejo pimpinan Ustadz Rif’an Yisa, S.Pd. Kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini dibuka langsung secara resmi oleh kepada madrasah H.Sodikun, S.Ag., M.Pd.I
Dalam sambutan kepala madrasah, ia menyampaikan Peringatan Maulid atau Kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah suatu hal yang setiap tahun kita selalu memperingatinya karena rasa cinta kita kepada beliau. Kehidupan manusia tidak hanya untuk umat Islam saja tetapi seluruh umat manusia, jika kita ingin mencari contoh kehidupan dan pribadi yang paripurna serta yang paling baik sebagai Uswatun Hasanah.
"Harapan saya agar kita semua selalu mencontoh Akhlak Nabi dalam setiap gerak dan langkah kita terutama dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi kita selaku Aparatur pemerintah dan pelayanan masyarakat dan juga semoga peringatan Maulid Nabi kali ini mempu memotivasi diri kita." harapnya.
Dijelaskan juga oleh ketua panitia Ahmad Ridwan Maulana bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dengan mempelajari sirahnya, menjaga dan membumikan eksistensi tradisi Nusantara, meningkatkan kompetensi peserta didik dalam menggelar dan menyukseskan acara keagamaan dan menumbuhkan sikap gotong royong antar peserta didik.
"Esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sesungguhnya adalah untuk meneladani setiap pikiran,ucapan dan tindakan Rasulullah. Kita patut meneladani buah pikiran yang cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut, serta tindakan yang Arif dan bijaksana itulah perilaku yang diwarnai oleh Al Qur'anul Karim." tambahnya.
KH. Nur Fauzan mengajak siswa MAN Purworejo seluruhnya untuk senantiasa meneladani Rasulullah dengan mengenal, mencintai dan mengikuti perilaku atau sunnah sunnah Rasulullah. Mengenal artinya mempelajari pribadi, perjuangan dan sunnah sunnah Rasulullah dari kitab-kitab para shahabatnya. Mencintai Rasulullah artinya kita selalu menyebut nama Rasulullah, termasuk bershalawat kepadanya. Mengikuti Rasulullah artinya mencontoh akhlak beliau dan menjalankan sunnah-sunnahnya. “Peringatan Maulid Nabi sebagai upaya memperteguh keyakinan dan semangat kita untuk pembangunan kita cinta Nabi Muhammad SAW.” pungkasnya (Anggi/bn)
Jurnalis Madrasah 2023
