Hadroh Nurul Ulum MAN Purworejo Tampil di Pendopo Kabupaten
Purworejo (13/09/2023) – Grup Hadroh Nurul Ulum tampil memukau dalam Pengajian Selapanan Malam Rabu Pahing Ulama Umaro’ dan Masyarakat di Pendopo Kabupaten Purworejo, Selasa (12/09) malam. Grup Hadroh ini diminta untuk turut memeriahkan acara pengajian rutin yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Bagian Kesra Setda.
Acara yang dipusatkan di pendopo kabupaten tersebut dihadiri oleh Kabag Kesra Drs Fathurrokhman MM, Camat Bener Vivin Suryandari feriyani, S.STP, MM, dan sejumlah ulama di kabupaten Purworejo serta para santri Asrama Nurul Ulum MAN Purworejo. Pada kegiatan ini juga diserahkan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purworejo bagi masyarakat.
Pada pengajian tersebut dilaksanakan pembacaan yasin dan tahlil yang di pimpin oleh KH Zaenal Mukarom, S.H. dan KH Habib Soleh, S.Pd.I. Adapun uraian tausiyah pengajian disampaikan oleh almakarom KH. Abdul Ngafif dari Desa Sendangsari Bener.
Dalam sambutannya Bupati Purworejo, yg disampaikam oleh Kabag Kesra Drs. H. Fathurrokhman, MM., menginformasikan bahwa pengajian ini sudah berlangsung lebih dari 8 tahun tidak putus termasuk di masa pandemi tetap terlaksana dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal itu menunjukkan bahwa dalam bermasyarakan dan bernegara membutuhkan komunikasi, silaturahmi secara harmonis dan terus menerus. “Tujuan diadakan pengajian antara Ulama, Umaro’ dan Masyarakan ini adalah untuk membangun silaturahmi komunikasi harmonis antara semua unsur masyarakat demi terwujudnya Purworejo Mulyo.” paparnya.
Dalam Tausiyahnya KH Abdul Ngafif menyebutkan bahwa hidup itu harus selalu syukur nikmat termasuk dalam bentuk sebuah perjuangan, dalam arti setiap warga Purworejo harus terlibat dalam mensyukuri kemerdekaan atau mengisi kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para ulama kita. Hidup kita akan sia-sia, jika kita tidak terlibat dalam sebuah kegiatan. “Kita semua harus berpartisipasi dalam program bermasyarakat dan bernegara, yang pandai, berjuang dengan ilmunya, yang pejabat, berjuang dengan sifat adilnya, yang sehat, berjuang dengan tenaganya, yang kaya, berjuang dengan hartanya, yang miskin, berjuang dengan doanya.” jelasnya.
Penampilan Grup Hadroh Nurul Ulum MAN Purworejo sangat mewarnai dan memukau hadirin, karena mampu membuat suasana meriah bernuansa islami dan kebersamaan dengan lantunan syair-syair sholawat nabi. (bn)
Acara yang dipusatkan di pendopo kabupaten tersebut dihadiri oleh Kabag Kesra Drs Fathurrokhman MM, Camat Bener Vivin Suryandari feriyani, S.STP, MM, dan sejumlah ulama di kabupaten Purworejo serta para santri Asrama Nurul Ulum MAN Purworejo. Pada kegiatan ini juga diserahkan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purworejo bagi masyarakat.
Pada pengajian tersebut dilaksanakan pembacaan yasin dan tahlil yang di pimpin oleh KH Zaenal Mukarom, S.H. dan KH Habib Soleh, S.Pd.I. Adapun uraian tausiyah pengajian disampaikan oleh almakarom KH. Abdul Ngafif dari Desa Sendangsari Bener.
Dalam sambutannya Bupati Purworejo, yg disampaikam oleh Kabag Kesra Drs. H. Fathurrokhman, MM., menginformasikan bahwa pengajian ini sudah berlangsung lebih dari 8 tahun tidak putus termasuk di masa pandemi tetap terlaksana dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal itu menunjukkan bahwa dalam bermasyarakan dan bernegara membutuhkan komunikasi, silaturahmi secara harmonis dan terus menerus. “Tujuan diadakan pengajian antara Ulama, Umaro’ dan Masyarakan ini adalah untuk membangun silaturahmi komunikasi harmonis antara semua unsur masyarakat demi terwujudnya Purworejo Mulyo.” paparnya.
Dalam Tausiyahnya KH Abdul Ngafif menyebutkan bahwa hidup itu harus selalu syukur nikmat termasuk dalam bentuk sebuah perjuangan, dalam arti setiap warga Purworejo harus terlibat dalam mensyukuri kemerdekaan atau mengisi kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para ulama kita. Hidup kita akan sia-sia, jika kita tidak terlibat dalam sebuah kegiatan. “Kita semua harus berpartisipasi dalam program bermasyarakat dan bernegara, yang pandai, berjuang dengan ilmunya, yang pejabat, berjuang dengan sifat adilnya, yang sehat, berjuang dengan tenaganya, yang kaya, berjuang dengan hartanya, yang miskin, berjuang dengan doanya.” jelasnya.
Penampilan Grup Hadroh Nurul Ulum MAN Purworejo sangat mewarnai dan memukau hadirin, karena mampu membuat suasana meriah bernuansa islami dan kebersamaan dengan lantunan syair-syair sholawat nabi. (bn)
Jurnalis Madrasah 2023
