Grup Hadroh MAN Purworejo Juara 1 Tingkat Kedu Festival Banjari
Purworejo (MAN Purworejo) Sabtu (20/4/2019), 2 grup hadroh MAN Purworejo yang bernama Lion Naum dan Al Muhibbin masing-masing meraih juara pertama dan juara kedua dalam ajang kompetisi mencari bakat tingkat se eks-karesidenan Kedu yang diselenggarakan oleh Ikatan Remaja Masjid Darul Mutataqin Kauman Purworejo. Dua grup beranggotakan masing-masing 10 siswa dengan ketua Karim Mafatihudin kelas X IIK 1 dan Sirojul Munir, S. Ag. selaku pembimbing itu mampu memborong juara dalam festival bergengsi itu.
Dengan membawakan lagu wajib Fii Hawa dan lagu bebas Syukron Ya Robbi, group kedua grup MAN Purworejo itu mampu memukau penonton dan dewan juri, Karim selaku ketua Lion Naum merasa puas dengan penampilan anggotanya di panggung. Air mata tak kuasa ditahan seluruh personil grup Lion Naum ketika diumumkan bahwa mereka menjadi juara pertama.
Hadroh merupakan kesenian islami berupa irama dari bunyi rebana yang dipadukan dengan syair-syair kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Dalam kesenian hadroh terkandung manfaat untuk menjaga hati dalam rangka menumbuhkan cinta kita kepada Rasulullah, sehingga selalu menjadikan Rasulullah sebagai suri tauladan utama dalam kehidupan.
Mengingat begitu besar manfaat hadroh, maka MAN Purworejo berusaha untuk membentuk grup-grup hadroh yang berkualitas. Selain sebagai syiar Islam, pembentukan grup-grup hadroh juga untuk menggali dan membimbing bakat para siswa dengan menyediakan wadah untuk berkreasi bagi para siswanya. Tidak hanya sebatas memberikan bimbingan serius dengan latihan rutin dalam program ekstrakurikuler, tetapi juga memberikan kesempatan kepada group hadroh tampil di panggung dalam berbagai ajang perlombaan. Prestasi demi prestasipun mampu diraih.
Khoirul Umam, M. Pd. selaku Kepala MAN Purworejo merasa terkesan dan bangga serta apresiasi yang tinggi atas prestasi Lion Naum ketika dihubungi jurnalis madrasah. "Berlatih dengan tekun dan penuh semangat merupakan salah satu kunci sukses tim hadroh Lion Naum dalam mengukir berbagai prestasi di berbagai ajang dan lomba hadroh. Prestasi yang membanggakan ini tentu perlu dipertahankan dan ditingkatkan dengan berbagai variasi lagu, olah vokal, olah gerak, keharmonian tim dengan balutan kostum yang serasi dan elegan, serta berbagai aspek lainnya sehingga tim hadroh Lion Naum dan Al Muhibbin semakin berkualitas dan berprestasi," jelas Khoirul Umam.
Atas torehan prestasi anak asuhnya, Sirojul Munir, S. Ag. selaku pembimbing gorup hadroh MAN Purworejo berharap seluruh anggota grup hadroh tidak cepat puas serta senantiasa menjaga semangat untuk lebih berprestasi dan mengembangkan bakatnya. Ada pesan yang senantisa diberikan Sirojul Munir untuk menjaga niat grup hadroh sebelum berlomba. "Dalam mengikuti berbagai ajang festival hadroh harus selalu disertai niat syiar untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, sehingga diberi kemudahan oleh Allah SWT dalam meneladani sunah Rasulullah," pesannya. (bsri19)
Dengan membawakan lagu wajib Fii Hawa dan lagu bebas Syukron Ya Robbi, group kedua grup MAN Purworejo itu mampu memukau penonton dan dewan juri, Karim selaku ketua Lion Naum merasa puas dengan penampilan anggotanya di panggung. Air mata tak kuasa ditahan seluruh personil grup Lion Naum ketika diumumkan bahwa mereka menjadi juara pertama.
Hadroh merupakan kesenian islami berupa irama dari bunyi rebana yang dipadukan dengan syair-syair kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Dalam kesenian hadroh terkandung manfaat untuk menjaga hati dalam rangka menumbuhkan cinta kita kepada Rasulullah, sehingga selalu menjadikan Rasulullah sebagai suri tauladan utama dalam kehidupan.
Mengingat begitu besar manfaat hadroh, maka MAN Purworejo berusaha untuk membentuk grup-grup hadroh yang berkualitas. Selain sebagai syiar Islam, pembentukan grup-grup hadroh juga untuk menggali dan membimbing bakat para siswa dengan menyediakan wadah untuk berkreasi bagi para siswanya. Tidak hanya sebatas memberikan bimbingan serius dengan latihan rutin dalam program ekstrakurikuler, tetapi juga memberikan kesempatan kepada group hadroh tampil di panggung dalam berbagai ajang perlombaan. Prestasi demi prestasipun mampu diraih.
Khoirul Umam, M. Pd. selaku Kepala MAN Purworejo merasa terkesan dan bangga serta apresiasi yang tinggi atas prestasi Lion Naum ketika dihubungi jurnalis madrasah. "Berlatih dengan tekun dan penuh semangat merupakan salah satu kunci sukses tim hadroh Lion Naum dalam mengukir berbagai prestasi di berbagai ajang dan lomba hadroh. Prestasi yang membanggakan ini tentu perlu dipertahankan dan ditingkatkan dengan berbagai variasi lagu, olah vokal, olah gerak, keharmonian tim dengan balutan kostum yang serasi dan elegan, serta berbagai aspek lainnya sehingga tim hadroh Lion Naum dan Al Muhibbin semakin berkualitas dan berprestasi," jelas Khoirul Umam.
Atas torehan prestasi anak asuhnya, Sirojul Munir, S. Ag. selaku pembimbing gorup hadroh MAN Purworejo berharap seluruh anggota grup hadroh tidak cepat puas serta senantiasa menjaga semangat untuk lebih berprestasi dan mengembangkan bakatnya. Ada pesan yang senantisa diberikan Sirojul Munir untuk menjaga niat grup hadroh sebelum berlomba. "Dalam mengikuti berbagai ajang festival hadroh harus selalu disertai niat syiar untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, sehingga diberi kemudahan oleh Allah SWT dalam meneladani sunah Rasulullah," pesannya. (bsri19)
